Arsip untuk September, 2008

Pahlawan, Pemberontak di Negeri Sendiri

”JAS MERAH, jangan sekali-sekali melupakan sejarah”
Pahlawan adalah oarang-orang yang berjasa bagi bangsa ini. Mengenangnya, dan melanjutkan perjuangannya adalah upaya yang harus kita lakukan untuk mengormati pahlawan kita itu. Salah satu upaya pemerintah untuk membangun bangsa ini juga melalui pelajaran sejarah di sekolah. Karena ternyata dengan sejarah masa lalu suatu bangsa memiliki semangat untuk maju (contohnya Jepang).
Satu hal yang membuat saya harus mengelus dada dan bersedih ternyata pahlawan di negeri ini malah disebut sebagai pemberontak. Dan yang namanya pemberontak tentu konotasinya jelek kan. Kalau Anda pernah membaca buku pelajaran di SD, SMP, dan SMA ada beberapa penulisan yang tidak tepat (bukan lagi kurang tepat). Ada pemberontakan PETA di Blitar, Pemberontakan Diponegoro, dan masih banyak lagi pahlawan yang disebut sebagai pemberontak. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Ada Cinta di TPA, Salah Siapa?

Ada apa dengan cinta? Kenapa salah? Bukankah cinta itu wajar. Antar ustadz dan uztadzah timbul benih cinta, bukankah itu wajar? Tak jarang kan sesama aktivis da’wah menikah (ingat bukunya Salim Al-fillah ‘Di Jalan Da’wah Aku menikah”), karena mungkin sering ketemunya, merasa satu jalan, dan untuk menjaga hati (alasan sich). Jadi tidak wajar jika ada pengungkapan yang belum waktunya atau tidak pada tempatnya. Eitsssss…… jangan salah sangka dulu. Ini beda kasus. Baca entri selengkapnya »

Komentar (10) »

Optimalkan TPA untuk Perbaikan Pendidikan

Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) adalah sebuah tempat mempelajari (mulai dari belajar membaca hingga menafsirkan) Al-Quran. Biasanya pesertanya (baca : santri) adalah anak-anak usia 4 sampai 10 tahun dan berasal dari daerah sekitar masjid saja.. Tenaga pengajar (ustadz atau ustadzah) juga orang yang biasanya dituakan atau yang dipercaya mengelola masjid (di desa saya namanya modin atau kaum). Dan tempatnya juga hanya menggunakan ruang masjid atau mushola. Cara belajar yang masih tradisional bahkan dengan kekerasan. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Jadwal Keberangkatan KA

Di sebuah stasiun ada seorang yang mengajukan protes kepada kepala stasiun terkait jadwal keberangkatan kereta yang terlambat.
Protestor  : Pak Kepala Stasiun, saya mau protes !!!! (sambil menampakkan muka yang seram).
Kepala      : tenang dulu Pak, silahkan duduk. (kepala stasiun tetap tenang) Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Toilet di Kereta Api

Bagi kamu yang pernah naik Kereta Api tentu bertanya-tanya kenapa toiletnya ada tulisan ”gunakan bila kereta telah berjalan”. Mengapa? Karena prinsip dari toilet di kereta api di Indonesia memilki kelebihan, yaitu menggunakan prinsip GERAK JATUH BEBAS. Belum tahu maksudnya, Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.